Bocoran Susunan Satgas Judi Online yang Dikomandoi Menko Polhukam, Ada Siapa Saja?

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Hadi Tjahjanto usai acara Rakernas Satgas Saber Pungli di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (12/6/2024).(KOMPAS.com/Rahel)
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Hadi Tjahjanto usai acara Rakernas Satgas Saber Pungli di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (12/6/2024).(KOMPAS.com/Rahel)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan Satuan Tugas (Satgas) Judi Online akan selesai dibentuk dalam waktu dekat.

“Satgas judi online sebentar lagi akan selesai dibentuk. Harapannya  dapat mempercepat pemberantasan judi online,” kata Jokowi di Istana Merdeka, seperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (13/6/2024).

Di hari yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi menyebutkan beberapa nama yang diprediksi bakal masuk dalam jajaran Satgas Judi Online.

Salah satunya adalah Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukan), Hadi Tjahjanto. Lalu siapa saja bocoran nama-nama yang menjabat di Satgas Judi Online?

Bocoran nama yang masuk susunan Satgas Judi Online

Budi mengungkapkan, dalam susunan Satgas Judi Online Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Hadi Tjahjanto menjabat sebagai ketua.

Disusul oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy sebagai wakil.

Sementara itu, dirinya juga ikut masuk ke dalam jajaran Satgas Judi Online sebagai ketua harian bidang pencegahan.

“Ketuanya Pak Menko Polhukam, wakilnya Pak Menko PMK (Muhadjir Effendy), saya (jadi) ketua harian bidang pencegahan, Pak kapolri ketua harian bidang penegakan hukum. Bentar lagi nanti akan diumumkan secara resmi,” jelasnya, dikutip dari Kompas.com, Kamis.

Ditemui terpisah sebelumnya, Budi juga sempat menyebutkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mendapatkan peran dalam satuan tugas ini.

“Wewenang kita hanya menghapus situs, sementara pemblokiran rekening OJK melalui penegak hukum seperti kepolisian dan kejaksaan.” Budi, Sekretariat Kabinet (19/6/24).

Direncanakan sejak April 2024

Rencana pembentukan Satgas Judi Online oleh Presiden Joko Widodo sebetulnya sudah terlihat sejak bulan April 2024 lalu.

Pada tanggal 18 April 2024, Presiden menggelar rapat terbatas yang membahas upaya pemberantasan judi online di Istana Merdeka, Jakarta.

Rapat khusus dilangsungkan dengan kehadiran Wakil Presiden, Sekretaris Kabinet, Jaksa Agung, Kapolri, dan Ketua Dewan Komisioner OJK.

Tiga menteri yang sudah disebut dipanggil bersama Menteri Pertahanan, Menteri Hukum, Wakil Menteri Keuangan, dan Menteri Sekretaris Negara.

Pemberantasan tak cukup dengan Satgas Judi Online

Pakar hukum pidana Universitas Padjadjaran Sigid Suseno melihat pembentukan satgas ini menunjukkan ketegasan pemerintah dalam memberantas judi online.

“Satgas Judi Online bisa menjadi salah satu langkah untuk memantau pergerakan judi online, juga untuk mencegah orang tidak berjudi online,” kata Sigid, dikutip dari Antara, Kamis.

Namun, untuk memberantas judi online, menurut Sigid, aspek pidana seperti pembentukan satgas juga masih perlu dukungan kebijakan lain.

“Jadi, perlu ada kebijakan-kebijakan lain. Saya kira membentuk satgas itu menjadi salah satu instrumen untuk bisa menanggulangi judi online,” ujarnya.

Selain menutup situs-situs judi online, menurut dia, pemerintah juga harus menyelesaikan permasalahannya mulai dari akar.

“Misalnya yang dipidana bandar-bandarnya, penyelenggaranya, atau pengelolanya. Mungkin untuk yang bermain judinya ada treatment yang lain. Kalau semua dipidana, apakah itu pendekatan yang tepat?” kata dia.